Cari Alumni Terbaik Sekolah Pelayaran, Menhub Libatkan Pesantren

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meresmikan tahun pelajaran perdana di Politeknik Pelayaran Sumatera Barat. Dengan adanya politeknik ini, diinginkan akan lahir putra dan putri asal Minang yang andal di bidang pelayaran.

Yang berbeda dari Politeknik Pelayaran di Sumatera Barat ini yaitu keterlibatan pondok pesantren dalam mengirimkan para santriwan dan satriwati terbaiknya untuk bisa menjadi pelayar.

“Jadi sekarang tak usah takut, tak usah minder, sekarang situs slot777 santriwan-santriwati kita harapkan bisa bekerja di perusahaan luar negeri, di Eropa atau malah di Amerika Serikat,” kata Budi Karya seperti ditulis Sabtu (10/2/2018).

Alumni pelayaran di Indonesia dikala ini menjadi tenaga terpopuler ke dua di dunia sesudah Filipina, yang menjadi incaran perusahaan-perusahaan pelayaran besar dunia.

Untuk itu Budi mengharapkan Badan Pengembangan Sumber Tenaga Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya, sehingga kapabel mencetak tamatan yang lebih unggul dibanding negara mana malah.

Ia mencontohkan, ia minta dalam tiap pelajaran untuk menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

“Saya minta terhadap Kepala BPSDMP supaya menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar supaya taruna-taruni kapabel berkompetisi dengan pelaut negara lain,” pesan Menhub Budi Karya.

Fasilitas Lengkap
Sebagai info Poltekpel Sumatera Barat dibangun mulai tahun 2011 hingga 2017 dengan luas lahan 37,175 Ha dengan tujuan menyediakan sarana dan prasarana diklat pelayaran bagi masyarakarat Indonesia terlebih Sumatera Barat.

Kampus ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Lab, Simulator Nautika dan Teknika, Gedung Kelas, Fire Gorund, Asrama dan Water Pit.

Untuk program Poltekpel Sumatera Barat mempunyai program Diklat Pembentukan (DP-IV) Nautika dan Teknika, Diklat Pembentukan (DP-V) Nautika dan Teknika, Diklat Keterampilan Keahlian Pelaut (DKP), Basic Safety Training (BST), Advance Fire Fighting (AFF).